Aceh Tengah – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) di bawah komando Kodam Iskandar Muda terus melanjutkan rehabilitasi pascabencana tanah longsor dan banjir bandang di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan rehabilitasi kali ini difokuskan pada fasilitas pendidikan di SMPN 26 Takengon yang terdampak bencana. Upaya tersebut meliputi pengecatan serta pembersihan sejumlah ruangan sekolah guna mempercepat pemulihan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar.

Sebanyak enam ruangan gedung sekolah menjadi sasaran rehabilitasi, yang tersebar pada gedung dewan guru, perpustakaan, mess sekolah, ruang belajar siswa, serta rumah dinas guru. Pengerjaan dilakukan untuk memastikan seluruh ruangan kembali layak dan aman digunakan.

Pelaksanaan rehabilitasi dikerjakan oleh personel Satgas Gulbencal dari Kodim 0106/Aceh Tengah, yakni Serma Eka Pralaga dan Koptu Amirul, yang dibantu 20 personel Yonif TP 854/DK di bawah pimpinan Serda Rudi Saputro. Dalam kegiatan ini tidak terdapat keterlibatan instansi lain seperti Polri, ASN, relawan, maupun LSM.
Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi pengecatan dinding ruangan dengan warna putih, pengecatan kusen pintu dan jendela menggunakan cat minyak warna hitam, serta pengecatan tulang dan tiang bangunan dengan kombinasi warna merah. Selain itu, personel juga membersihkan sisa material lumpur akibat genangan air yang terjadi saat hujan.
Hingga saat ini, progres rehabilitasi telah mencapai sekitar 55 persen. Kendala yang dihadapi di antaranya bagian bawah dinding gedung yang menguning akibat terendam banjir sehingga memerlukan pengecatan berlapis, serta genangan air berlumpur yang kembali masuk ke beberapa ruangan saat hujan turun.
Serma Eka Pralaga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan pengerjaan agar rehabilitasi dapat segera diselesaikan.
“Kami berupaya semaksimal mungkin agar ruangan sekolah ini dapat segera digunakan kembali secara normal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan rehabilitasi ini merupakan wujud komitmen TNI dalam membantu percepatan pemulihan sarana pendidikan pascabencana, sehingga proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman bagi para siswa serta tenaga pendidik di wilayah terdampak.
Andi Muksin Adiwijaya – (Dispenad)




