Puncak – Hangatnya senyum rakyat adalah pelita bagi prajurit TNI. Begitulah yang tampak ketika Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti melaksanakan kegiatan Binter terbatas melalui Safari Honai di Kampung Tuanggi, Distrik Gome Utara, Kabupaten Puncak. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Wuloni, Lettu Inf I Made Mertiana, yang bersama prajuritnya mengetuk pintu-pintu honai, menyapa warga dengan penuh persaudaraan, pada (28/08/2025).

Safari honai kali ini bukan hanya sekadar silaturahmi, tetapi juga dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Dari anak kecil hingga orang tua, warga Kampung Tuanggi dengan antusias menyambut dan memeriksakan kesehatan mereka di tengah suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Di balik setiap langkah yang diayunkan, tergambar tekad Satgas 700/WYC untuk terus merawat hubungan yang erat dengan masyarakat, menghadirkan rasa aman sekaligus kepedulian. Seakan menyatukan denyut nadi TNI dan rakyat dalam harmoni kehidupan di tanah Papua.

Dalam keterangannya, Lettu Inf I Made Mertiana menyampaikan bahwa Safari Honai adalah jembatan hati antara prajurit dan masyarakat.
“Bagi kami, Safari Honai bukan hanya tentang mendatangi rumah-rumah adat, tetapi lebih dari itu: menyapa saudara kami, mendengar keluh kesah mereka, sekaligus membantu meringankan beban kesehatan yang mereka hadapi. Kehadiran kami adalah bukti bahwa TNI senantiasa hadir di tengah rakyat, untuk rakyat, dan bersama rakyat,” ujar Lettu I Made Mertiana dengan penuh ketulusan.
Kegiatan sederhana namun penuh makna ini sekali lagi menegaskan bahwa Satgas Yonif 700/WYC tidak hanya menjadi penjaga kedaulatan, tetapi juga sahabat bagi masyarakat. Di Kampung Tuanggi, prajurit TNI dan rakyat duduk bersama dalam lingkar persaudaraan, membuktikan bahwa kedekatan sejati tidak mengenal sekat, melainkan tumbuh dari hati yang saling peduli.
Agus Ridwanto