Purbalingga, tniad.mil.id – TNI Angkatan Darat terus memastikan penanganan banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, berjalan optimal melalui peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak, Senin (26/1/2026).

Di Kabupaten Purbalingga, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, meninjau Posko Tanggap Darurat Banjir Bandang dan Tanah Longsor Kalisoso di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, serta sejumlah titik terdampak di Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet, dapur umum terpadu kawasan D’Las Serang, lokasi pengungsian warga di Rumah Qur’an Desa Serang, hingga wilayah Dusun Kaliurip dan Dusun Gunung Malang. Peninjauan juga mencakup kondisi infrastruktur, jembatan yang terputus, serta permukiman warga terdampak.

Berdasarkan data Posko Tanggap Darurat, bencana di wilayah Kalisoso berdampak pada ratusan rumah warga, dengan puluhan di antaranya mengalami kerusakan berat, sejumlah akses jalan dan jembatan terputus, serta lahan pertanian mengalami gagal panen. Pada kesempatan tersebut, disalurkan pula bantuan kepada warga yang berada di lokasi pengungsian di Aula kawasan wisata Desa Serang.

Kegiatan peninjauan kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Pemalang, tepatnya di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari. Di lokasi ini, TNI AD meninjau kondisi jembatan putus di Dukuh Sawangan akibat banjir bandang, sekaligus melihat langsung dampak bencana terhadap lingkungan permukiman warga.

Selain peninjauan, bantuan sosial berupa paket sembako diserahkan kepada masyarakat Desa Penakir sebagai bagian dari dukungan pemenuhan kebutuhan dasar warga pascabencana.
Melalui rangkaian kegiatan ini, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam penanganan darurat dan pemulihan wilayah terdampak bencana, termasuk mendukung percepatan pembangunan kembali infrastruktur vital secara terkoordinasi dengan instansi terkait, agar aktivitas dan perekonomian masyarakat dapat segera pulih.
Andi Muksin Adiwijaya – (Dispenad)




