Pidie Jaya, tniad.mil.id — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pidie Jaya yang sempat lumpuh total akibat banjir bandang dan longsor kini kembali berfungsi. Pemulihan fasilitas pendidikan tersebut dilakukan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam Iskandar Muda melalui kerja terpadu pembersihan lumpur dan material banjir di Desa Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (21/1/2026).

Sebelumnya, akses masuk hingga ruang-ruang kelas di lantai bawah sekolah tertutup lumpur tebal sehingga kegiatan belajar mengajar terhenti pascabencana. Kondisi tersebut menjadikan MIN 2 Pidie Jaya sebagai salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak cukup parah di wilayah tersebut.

Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda mengerahkan personel dari Kodim 0102/Pidie, Yonif TP 857/GG, Yonif 836/BY, Yonarmed 17/RC, serta Yonzipur 16/DA, dengan dukungan alat berat TNI AD. Pembersihan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan selama kurang lebih satu bulan hingga seluruh area sekolah dinyatakan aman dan layak digunakan.

Komandan Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa pemulihan sekolah ini merupakan bagian dari upaya TNI AD membantu masyarakat dan memastikan proses pendidikan dapat kembali berjalan normal. “Awalnya sekolah ini sama sekali tidak bisa difungsikan karena tertimbun lumpur cukup tebal. Berkat kerja keras personel Satgas Gulbencal dan dukungan alat berat TNI AD, kini sekolah sudah kembali dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.
Selain pembersihan lumpur, Satgas Gulbencal juga melakukan perbaikan ringan berupa pengecatan ulang gedung sekolah, penataan lingkungan, serta perapian meja dan kursi belajar. Kodim 0102/Pidie turut menyalurkan bantuan alat tulis kepada para siswa sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan proses belajar mengajar.
Kepala MIN 2 Pidie Jaya Rusli, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas bantuan TNI. Menurutnya, sekolah sempat tidak dapat digunakan sejak bencana terjadi. “Kami sangat berterima kasih kepada TNI. Sekolah kami sempat lumpuh total, namun sekarang sudah bersih dan kembali difungsikan. Alhamdulillah, proses belajar mengajar sudah berjalan normal,” tuturnya.
Kehadiran TNI melalui Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda dalam penanganan pascabencana ini menjadi wujud nyata kepedulian negara dalam memastikan hak anak-anak untuk tetap memperoleh pendidikan meskipun di tengah kondisi darurat.
Andi Muksin Adiwijaya – (Dispenad)




