Makassar – Di tengah cuaca panas dan ancaman kebakaran hutan dan lahan, Kodam XIV/Hasanuddin mengetuk pintu langit dengan doa. Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memimpin langsung pelaksanaan Sholat Istisqa dan Doa Bersama yang diikuti para prajurit dan PNS di wilayah Kota Makassar. Kegiatan tersebut diisi khutbah oleh Ustadz H. Munawwar Abdul Jabbar, Lc., M.Ag., sebagai ikhtiar bersama memohon ampunan, rahmat dan turunnya hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia, bertempat di Lapangan M. Yusuf, Makodam, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar.Senin, (31/8/2026).

Dalam sambutannya, Pangdam mengajak seluruh prajurit dan PNS Kodam XIV/Hsn menjadikan Sholat Istisqa sebagai momentum untuk memohon pertolongan Allah SWT. “Kita memohon ampun atas segala khilaf dan dosa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, serta memohon diturunkannya hujan yang membawa berkah, rahmat yang menyuburkan bumi, memadamkan bara dan memulihkan kehidupan yang sempat terhenti,” ujarnya. Pangdam juga mendoakan masyarakat yang sedang tertimpa musibah serta para prajurit TNI yang tengah berjibaku di lokasi bencana agar senantiasa diberikan kesabaran, kekuatan, kesehatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Sementara itu, dalam wawancarannya Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa Sholat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar spiritual sekaligus dukungan moril bagi para petugas yang sedang berjuang menangani kebakaran di berbagai wilayah Indonesia. “Pagi ini Kodam XIV/Hsn menggelar Sholat Istisqa, dimana kita berharap berikhtiar bersama-sama mengetuk pintu langit untuk memohon belas kasih Allah SWT, memohon ampun dan karunia, semoga menurunkan hujan yang memberikan berkah berupa keselamatan, kesejahteraan dan kemuliaan bagi bangsa Indonesia,” ungkapnya. Ia menyampaikan bahwa kebakaran di wilayah Sulsel ada 15 titik hanya sekitar 26 hektar dan semuanya bisa dipadamkan, untuk di wilayah Sultra ada sekitar 17 hektar dan dapat dikendalikan berkat kerja sama TNI, pemadam kebakaran, relawan dan masyarakat, serta mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. “Harapan saya kepada seluruh masyarakat, di musim panas dibutuhkan kesadaran semua masyarakat untuk tidak sembarangan membakar, baik itu sampah maupun lahan yang kering, apalagi sifatnya iseng,” tegasnya.
Khadijah Al-Waqiah




