Bandung. Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit melalui program pembinaan satuan, seluruh personel Bintara dan Tamtama Makodiklatad melaksanakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) di Aula M Toha Kodiklatad, Rabu (22/7/2026).

Ujian kenaikan tingkat tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemampuan bela diri militer yang dilaksanakan secara berjenjang dan berkesinambungan. Sebelum mengikuti ujian, para peserta telah menjalani latihan intensif selama tiga bulan di bawah bimbingan pelatih Pencak Silat Militer Kodiklatad.

Pelaksanaan UKT bertujuan untuk mengukur sejauh mana penguasaan materi yang telah diberikan selama proses latihan, sekaligus memastikan setiap prajurit memiliki kemampuan bela diri yang memadai sebagai bekal dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Pada pelaksanaan UKT kali ini, peserta diuji pada sejumlah materi, meliputi tata gerak dasar, rangkaian gerak di tempat serta rangkaian gerak praktik yang dipadukan dengan teknik tangkap dan kunci. Seluruh peserta mengikuti ujian untuk kenaikan tingkat dari sabuk putih menuju sabuk kuning dengan penuh semangat, disiplin dan kesungguhan.
Melalui kegiatan ini diharapkan kemampuan bela diri personel Bintara dan Tamtama Makodiklatad terus meningkat, sehingga mampu membentuk prajurit yang tangguh, percaya diri serta memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi berbagai tuntutan tugas.
Agus Ridwanto
(Penerangan Kodiklatad)





